Pengertian tentang Teknologi Cloud Computing - Mobile Computing - Ubiquitous Computing - Nano Science - Grid Technology

Cloud computing

Contoh Makalah Cloud Computing Teknokrat (Komputasi Awan ...

Cloud Computing atau komputasi awan merupakan kombinasi pemanfaatan teknologi komputer dengan pengembangan berbasis internet. Sebutan cloud sendiri merupakan sebuah istilah yang diberikan pada teknologi jaringan internet.

Jenis-jenis cloud computing

          1. Software as a Service (SaaS)

          Dimana kita tinggal memakai software (perangkat lunak) yang telah disediakan. User hanya tahu bahwa perangkat lunak bisa berjalan dan bisa digunakan dengan baik.

          2. Platform as a Service (PaaS)

          Dimana kita menyewa “rumah” berikut lingkungan-nya (sistem operasi, network, database engine, framework aplikasi, dll), untuk menjalankan aplikasi yang kita buat.

          3. Infrastructure as a Service (IaaS)

          Dimana kita bisa “menyewa” infrastruktur IT (komputasi, storage, memory, network dsb). Kita bisa definisikan berapa besar-nya unit komputasi (CPU), penyimpanan data (storage), memory (RAM), bandwith, dan konfigurasi lain-nya yang akan kita sewa.

Terminologi yang biasa dipakai oleh cloud computing

          Public Cloud

          Disediakan untuk masyarakat umum. Kita sebagai user tinggal mendaftar ataupun bisa langsung memakai layanan yang ada. Banyak layanan Public Cloud yang gratis, dan ada juga yang perlu membayar untuk bisa menikmati layanan-nya.

          Private Cloud

          Disediakan untuk memenuhi kebutuhan internal dari organisasi/perusahaan. Biasa-nya departemen IT akan berperan sebagai penyedia layanan dan departemen lain menjadi user.

          Hybrid Cloud

Gabungan dari layanan Public Cloud dan Private Cloud yang diimplementasikan oleh suatu organisasi/perusahaan. Dalam Hybrid Cloud ini, kita bisa memilih proses bisnis mana yang bisa dipindahkan ke Public Cloud dan proses bisnis mana yang harus tetap berjalan di Private Cloud

Mobile computing

Wawan B.: April 2016

Mobile computing adalah seperangkat benda atau teknologi yang memiliki teknologi secanggih yang sering disebut sebagai mobile computer (portable computer) dan mampu melakukan komunikasi dengan jaringan tanpa kabel (nirkabel) walaupun user atau pengguna dari alat tersebut sedang melakukan perpindahan.

Jenis-jenis mobile computing

          Laptop

          Laptop adalah komputer bergerak yang ukurannya relative kecil. Fungsi laptop hampir sama dengan komputer desktop, hanya ukurannya yang diperkecil. Sifat utama laptop yaitu hemat energi dan mudah dibawa kemana saja.

          PDA (Personal Digital Assitant)

          Alat elektronik berbasis komputer yang bisa dibawa kemana saja. Ciri khas PDA adalah touchscreen. Pada awalnya digunakan untuk mengorganisasi diri sendiri, tetapi seiring berjalannya waktu pengunaan PDA makin banyak, antara lain mengirim e-mail, akses internet, GPS dan jaringan wireless.

          Smartphone

          Perangkat komunikasi elektronik yang bisa dibawa-bawa dan tidak perlu kabel untuk menghubungkan jaringan komputer. Dengan kata lain, smartphone adalah miniature komputer dengan kemampuan ponsel.

Kelebihan

  1. Cocok untuk daerah yang belum ada infrastruktur
  2. Pengaksesan Informasi setiap saat dan dimanapun
  3. Kompatible yang tinggi dengan teknologi lain

Kekurangan

  1. Kurangnya Bandwith
  2. Gangguan Transmisi
  3. Konsumsi Tenaga

 

Ubiquitous computing


Ubiquitous Computing adalah metode untuk meningkatkan pengguna komputer dengan membuat banyak komputer tersedia di seluruh lingkungan fisik, tetapi membuat mereka secara efektif terlihat oleh pengguna.

 Terdapat 2 sifat utama dari Ubiquitous Computing yakni Ubiquity dan Transparency. Ubiquity adalah merupakan interaksi yang tidak dilakukan oleh suatu saluran melalui satu workstation. Sedangkan transparency merupakan teknologi yang tidak menganggu keberadaan pemakai, tidak terlihat dan terintegrasi dalam suatu ekologi yang mencakup perkantoran, perumahan, supermarket, dan sebagainya.

Karakteristik Lingkungan Ubiquitous Computing adalah sebagai berikut :

  1. Personal device
  2. Network Architecture
  3. Service Provisioning
  4. Sensing Architecture
  5. Modes Of Interaction

Ubiquitous Computing mempunyai beberapa spesifikasi teknis sebagai berikut:

  1.  Terminal & user interface
  2.   Peralatan yang murah
  3.   Bandwidth tinggi
  4.   System file tersembunyi
  5.  Instalasi otomatis
  6.  Personalisasi Informasi
  7.  Privasi

 Contoh Ubiquitous Computing

  1. Handphone
  2. E-learning
  3. Mobil

 

Kelebihan dan Kekurangan Ubiquitous Computing :

-          Handphone

    Kelebihan

Kita dapat mengakses informasi dimana saja dengan gadget yang di miliki seperti handphone,smartphone,tablet

    Kekurangan

Penyalahgunaan kemudahan mengakses informasi .contoh mengakses informasi tentang soal yang sedang di ujikan pada saat ujian  

-          Elearning

    Kelebihan

Memberikan kemudahan kepada seluruh mahasiswa atau pun pelajar dalam belajar tanpa harus dating langsung ke kampus atau sekolah

    Kekurangan

Membuat mahasiswa atau pun pelajar menjadi malas karena tanpa ada pengawasan guru atau pun dosen

-          Mobil

    Kelebihan Sang engineer

telah di lengkapi dengan sebuah badge pintar berisi microchip jadi saat mobilnya mendekati gerbang pagar rumah dan pemancaran mengenai kendaraan tersebut secara otomatis gerbang akan terbuka.

    Kekurangan

Hanya mobil tertentu saja yang bisa membuka gerbang pagar rumah tersebut

    

Nano science

andi's blog: NANOTEKNOLOGI

Nano science adalah studi tentang fenomena dan manipulasi bahan pada skala molekuler dan makromolekuler, di mana sifatnya berbeda secara signifikan dari bahan yang berada di skala yang lebih besar. Nanosains berasal dari bidang interdisipliner studi yang menggabungkan fisika, kimia, biokimia bahan dan bidang teknik listrik yang luas. Nano science tidak terlepas dari teknologi nano dan nano teknologi yang merupakan ilmu yang mempelajari partikel yang sangat kecil dimanfaatkan untuk mendesain atau memanipulasi material sehingga menghasilkan produk dengan sifat dan kegunaan baru. Nano science dan nano teknologi memiliki material berukuran 1 nanometer atau sama dengan 1 per satu miliar meter (0,0000000001 m) artinya 50.000 kali lebih kecil dari ukuran rambut manusia. 

Penerapan Teknologi nano

Nanoteknologi ini sudah dipakai dalam bidang pertanian seperti nano modifikasi benih dan pupuk, teknik pengemasan makanan, energy ramah lingkungan. Nanoteknologi sendiri juga dapat membantu dalam produksi atau memperbaiki kerusakan jaringan secara artificial distimulasi dengan menggunakan poliferasi sel. Penerapan teknologi nano dalam pertanian ini akan dapat membantu petani dalam meningkatkan produktifitas pertanian, kualitas produk hingga penggunaan sumber daya. Sehingga pada akhirnya hal ini dapat mengurangi biaya pertanian dan meningkatkan pendapatan. Peran nano teknologi dalam IT (information technology), sudah tidak diragukan lagi. Bertambahnya kecepatan komputer dari waktu ke waktu, meningkatnya kapasitas hardisk dan memori, semakin kecil dan bertambahnya fungsi telepon genggam, adalah contoh-contoh kongkrit produk teknologi nano di bidang IT.

Kelebihan Nanoteknologi

1.       Nanoteknologi dapat merevolusi banyak produk elektronik, prosedur, dan aplikasi. Contoh: kompor kuantum, plasma display.

2.       Dapat menyimpan energi lebih efektif dalam pernagkat yang lebih kecil dan lebih efisien mungkin dengan teknologi ini. Contoh: Baterai.

3.       Bahan-bahan yang dihasilkan nano lebih kuat, tahan lama, dan lebih ringan.

4.       Dapat membuat obat dengan penyembuhan lebih cepat dan tanpa efek samping. Contoh: Kanker.

5.       Bisa dimanfaatkan ke semua bidang.

6.       Lebih kuat 100 kali dari baja.

Kekurangan Nanoteknologi

1.       Hasil dari nanoteknologi itu sendiri mahal harganya.

2.       Membutuhkan waktu yang lama dan beberapa kali penelitian untuk membuat material berukuran nano.

3.       Bahan yang diperlukan sulit untuk ditemukan.

4.       Memiliki resiko bahaya yang cukup tinggi.

 

Grid technology

November 2017


Grid computing merupakan salah satu jenis dari komputasi modern. Grid computing adalah arsitektur yang menghasilkan sistem informasi perusahaan yang berbiaya rendah dan lebih adaptif terhadap bisnis. Grid computing juga dapat diartikan resource dan penyelesaian masalah terkoordinasi dalam organisasi virtual yang dinamis dan multi-institusional. Grid computing memiliki perbedaan yang lebih menonjol dan diterapkan pada sisi infrastruktur dari penyelesaian suatu proses. Grid computing adalah suatu bentuk cluster (gabungan) komputer – komputer yang cenderung tak terikat batasan geografi.

Pemilihan nama Grid sendiri adalah sebagai bentuk kiasan bagi pembuatan computer power agar dapat diakses semudah mengakses electric power, sehingga harus memiliki kemampuan untuk mengakses computing power (CPUs), aplikasi perangkat lunak dan data penelitian dalam suatu bentuk “on-demand”.

Berikut adalah beberapa konsep dasar dalam Grid Computing:

•Sumber daya dikelola dan dikendalikan secara lokal.

•Sumber daya berbeda dapat mempunyai kebijakan dan mekanisme berbeda, mencakup Sumber daya komputasi dikelola oleh sistem batch berbeda, Sistem storage berbeda pada node berbeda, Kebijakan berbeda dipercayakan kepada user yang sama pada sumber daya berbeda pada Grid.

•Sifat alami dinamis: Sumber daya dan pengguna dapat sering berubah

•Lingkungan kolaboratif bagi e-community (komunitas elektronik, di internet)

Secara umum, elemen-elemen dari infrastruktur Grid adalah

•Hardware/Sumber daya (Dibuat tersedia dari site-site berbeda yang terdistribusi secara geografis, mencakup CPU/Storage/Instruments)

•Software: Sesuatu yang menghubungkan bersama-sama semua sumber daya ini: Beberapa aplikasi untuk menggunakan sumber daya komputasi yang dibuat tersedia

•Orang-orang: Siapa yang memelihara Grid, dan Siapa yang menggunakan Grid

Middleware adalah lapisan atau layer perangkat lunak (software) yang terletak antara sistem operasi dan aplikasi. Elemen-elemen dasar dari Middleware ini adalah

•Keamanan (security)

•Pengelolaan sumber daya (resource management)

•Pengelolaan data (data management)

•Layanan informasi (information services).

Tiga hal yang di sharing dalam sebuah sistem grid antara lain : Resource, Network dan Proses. Kegunaan atau layanan dari sistem grid sendiri adalah untuk melakukan high throughput computing dibidang penelitian, ataupun proses komputasi lain yang memerlukan banyak resource komputer

Berikut ini contoh Beberapa kluster/grid computing yang ada di Indonesia adalah:

•LIPI Public Cluster

•Kluster Rekayasa Komputasional ITB

•NL Grid UGM

•Grid UI

Penggunaan Grid Computing System untuk perusahaan-perusahaan akan banyak memberikan manfaat, baik manfaat secara langsung maupun tidak langsung. Beberapa manfaat tersebut antara lain :

•Grid computing menjanjikan peningkatan utilitas, dan fleksibilitas yang lebih besar untuk sumberdaya infrastruktur, aplikasi dan informasi. Dan juga menjanjikan peningkatan produktivitas kerja perusahaan.

•Grid computing bisa memberi penghematan uang, baik dari sisi investasi modal maupun operating cost–nya.

Dan beberapa hambatan yang dialami oleh masyarakat Indonesia dalam mengaplikasikan teknologi grid computing adalah sebagai berikut :

Manajemen institusi yang terlalu birokratis menyebabkan mereka enggan untuk merelakan fasilitas yang dimiliki untuk digunakan secara bersama agar mendapatkan manfaat yan lebih besar bagi masyarakat luas.

•Masih sedikitnya Sumber Daya Manusia yang kompeten dalam mengelola grid computing. Contonhya kurangnya pengetahuan yang mencukupi bagi teknisi IT maupun user non teknisi mengenai manfaat dari grid computing itu sendiri.


 

 

Komentar